Illahi… Engkau saja yang tahu siapa yang akan menjadi penghuni syurga dan siapa pula yang akan menjadi penghuni neraka.. Yang manakah aku yaa Robb..? Yaa Allah..! Jadikanlah aku penduduk syurga dan jangan jadikan aku penghuni nerakamu..!
Rabu, 22 September 2010
Shalat Taubat..
ALLAH swt selalu memerintahkan kita agar bertaubat..sebagaimana firman-Nya..:
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah dengan taubat yang sebenar benarnya.”
(At-Tahrim: 8.)
Allah telah membuka pintu harapan kepada hamba-hambaNy..
“Katakanlah; wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri..janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah...Sesungguhnya Allah mengampunkan dosa-dosa semuanya...Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)
Syarat-syarat taubat :
- Ikhlas ingin bertaubat
- Tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu lagi
- Menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan
- Harus mempunyai tekad di dalam hati tidak akan melakukan dosa itu untuk selama-lamanya
- Dikerjakan sebelum ajal tiba
Jika salah satu syarat tidak dipenuhi..maka taubat yang dilakukan itu tidaklah sah.
Jika dosa berkaitan dengan manusia yang lain..maka syaratnya ditambah lagi..yaitu harus dapat membebaskan diri dari hak orang yang berkaitan...
Contohnya jika hal itu berbentuk harta..harus dikembalikan...Jika berbentuk hukuman..harus menyerahkan diri mohon dimaafkan.Jika hal berupa cacian dan sebagainya..maka harus memohon keridhaannya...
Waktu melaksanakan shalat taubat...
Taubat tidak boleh diundur-undur atau ditunda..Karena jika demikian sangat berbahaya bagi hati manusia...Jika tidak segera menyucikan diri sedikit demi sedikit..maka pengaruh dosa itu akan bertumpok-tumpok..dan akhirnya akan mersak hati hingga tertutup dari cahaya kebenaran...
Di antara penyebab yang akan membangkitkan jiwa bertaubat seseorang itu adalah jiwa yang selalu mengingat 'KEMATIAN' dan hidup sendirian di dalam kubur...
Kata-kata mati adalah sesuatu yang sangat menakutkan kebanyakan manusia...Mati berarti berpisah dengan segala yang disayangi atau dicintai...Hari terputusnya segala nikmat...Sedangkan berpisah sebentar saja dengan anak atau istri..dapat mengalirkan air mata kesedihan..apa lagi berpisah untuk selamanya..
Firman Allah: “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati pula.” (Az-Zumar: 30)
Di samping mengingat tentang azab penderitaan yang bakal dihadapi oleh orang-orang yang berdosa.. mengingat kenikmatan syurga yang bakal ditempati oleh orang-orang yang shaleh juga akan dapat membangkitkan keinginan jiwa untuk melakukan taubat dengan segera...
Cara melaksanakan shalat taubat..:
Cara melaksanakan shalat taubat sama dengan shalat biasa..yaitu setelah berwuduk dengan sempurna.. lalu berdiri di tempat yang suci..menghadap kiblat..
Waktu di lakukanya..kapan saja merasa telah berbuat dosa..(kecuali waktu makruh tahrim utk melakukan shalat)..
Sebaik baiknya 2/3 malam (pukul 2 pagi ke atas)..sewaktu Qiyamullail..
Lafaz niat:
“aku mengerjakan shalat sunat taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.” (Cukup di dalam hati)..ada perbahasan ulama’ tentang lafaz niat dlm ibadah – silahkan dirujuk kpd pakarnya..
- Rakaat pertama membaca(disunatkan membaca doa Iftitah)..kemudian surah Al-Fatihah...
Setelah itu ayat atau surah dalam al-Quran yang mana saja...
- Rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah...Setelah itu ayat atau surah dalam al-Quran yang mana saja..
Sewaktu sujud akhir rakaat kedua..ucapkanlah Doa Nabi Yunus sebanyak 40 kali..(bersungguh-sungguh di dalam hati memohon ampunan dari Allah Ta’ala..)
''lailahailla anta subhanaka inni kuntu minadzalimiin...''
artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau...Maha Suci Engkau Ya Allah..sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim...”
Setelah salam..perbanyakkan istighfar seperti...
''astaghfirullahaladzi lailahailla huwalhayyulkayumu wa'atubuilaih..''
artinya: Ampunilah hamba Ya Allah...Tuhan yang Maha Agung...Tiada Tuhan yang lain melainkan hanya Engkau..Dialah Tuhan yang Maha Hidup lagi Maha Perkasa dan hamba bertaubat kepada Engkau ya Allah...
dan berdoa dengan Penghulu Istighfar...
“Ya, Allah Engkaulah Tuhanku..Tidak ada Tuhan selain Engkau..Engkaulah yang menjadikan aku...Sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di dalam genggaman-Mu..dan di dalam perjanjian setia( beriman dan taat ) kepada-Mu sekuat mampuku...
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah ku lakukan...Aku mengakui atas segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada ku dan aku mengakui segala dosaku..Maka ampunilah aku...
Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”.... Baca selengkapnya..
Rabu, 15 September 2010
MENGAPAI CINTA ALLAH..
Untuk menggapai Cinta-Nya..menurut Ibnu Qayyim.. ada 10 perkara yang harus dilakukan...:
1. Membaca Al-Quran (sbg surat cinta-Nya) dan memahaminya dengan baik....
2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan shalat sunat sesudah shalat wajib.
3. Selalu menyebut dan berzikir dalam segala keadaan dengan hati..lisan dan perbuatan.
4. Mengutamakan kehendak Allah di saat berbenturan dengan kehendak hawa nafsu.
5. Menanamkan dalam hati Asma’ul Husna dan sifat-sifatnya dan memahami maknanya.
6. Memperhatikan karunia dan kebaikan Allah kepada kita.
7. Menundukkan hati dan diri ke pangkuan Allah.
8. Menyendiri bermunajat dan membaca kitab sucinya di waktu malam ketika orang sedang nyenyak tidur.
9. Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang shaleh..mengambil hikmah dan ilmu dari mereka.
10. Menjauhkan sebab-sebab yang dapat menjauhkan kita daripada Allah.
Saling mencintailah karena Allah agar dapat mendapatkan kecintaan Allah...
Dalam hadith Qudsi Allah berfirman;
“CintaKu harus Kuberikan kepada orang-orang yang saling mencintai karena-Ku.. CintaKu harus Kuberikan kepada orang-orang yang saling berkorban karena-Ku..dan Cinta-Ku harus Kuberikan kepada orang-orang yang menyambung hubungan karena-Ku”.
Hiduplah di bawah naungan cinta dan saling mencintailah karena keagunganNya..niscaya akan mendapatkan naungan Allah, yang pada hari itu tidak ada naungan selain naungan-Nya.
Dari Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda;
“Pada hari kiamat Allah berfirman: Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu? Pada hari yang tiada naungan selain naunganKu ini.. Aku menaungi mereka dengan naunganKu“. (HR. Muslim)
Bahkan Allah memuliakan mereka yang saling mencintai dan bersahabat karena Allah...yang membuat para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka mereka...
Nasa’i meriwayatkan dengan sanad dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda;
“Di sekeliling Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah cahaya pula...Mereka bukanlah para nabi atau syuhada...tetapi para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka”.
Para sahabat bertanya“Wahai Rasulullah beritahulah kami tentang mereka!”
Beliau bersabda “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai.. bersahabat dan saling mengunjungi karena Allah” .
Ya Allah ..karurniakanlah kepada kami Cinta terhadap-Mu..
Dan Cinta kepada mereka yang mencintai-Mu..
Dan apa saja yang mendekatkan kami kepada Cinta-Mu..
Jadikanlah Cinta-Mu itu lebih berharga bagi kami daripada air yang sejuk bagi orang yang dahaga....
Sahabat Hikmah...
Sudahkah kita menemukan cinta yang hakiki..cinta yang sejati dalam hidup ini...?
Sejauh mana kita mengenal-Nya... asma’ (nama)-Nya.. sifat-sifat-Nya... kehendak-Nya..larangan-Nya..?
Seringkah kita mengingat-Nya.. menyebut nama-Nya melalui zikir-zikir yang panjang...?
Seringkah kita mendekatkan diri kepada-Nya dengan sholat serta ibadah-ibadah lainnya..?
Seringkah kita merintih...mengadu dan mengharap kepada-Nya melalui untaian doa yang keluar dari lubuk hati....
Sudahkah kita mengikuti kehendak-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya....?
Apakah kita mencintai seseorang karena-Nya atau karena dorongan nafsu kita sendiri...?
Sejauh mana kita berusaha untuk memenangkan Allah atas hawa nafsu kita sendiri....?
" Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka menCINTAinya sebagaimana mereka menCINTAi Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat CINTAnya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)." (QS Al Baqarah : 165)
Katakanlah: "Jika bapak-bapak..anak-anak.. saudara-saudara.. isteri-isteri.. kaum keluargamu.. harta kekayaan yang kamu usahakan... perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai..adalah lebih kamu CINTAI daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya.. maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (QS At Taubah : 24)
Katakanlah ( Hai Muhammad) : "Jika kamu (benar-benar) menCINTAi Allah... ikutilah aku (Muhammad SAW)...niscaya Allah menCINTAimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali Imran : 31) Baca selengkapnya..
Minggu, 12 September 2010
Nishfu Sya'ban
Malam Nishfu Sya'ban dan Keutamaannya
Bulan Sya'ban adalah bulan yang diapit oleh dua bulan yang sangat mulia, yaitu Rajab dan Ramadhan. Bulan Rajab merupakan salah satu dari 4 bulan haram: bulan-bulan yang dihormati. Allah berfirman agar kita tidak menganiaya diri kita dengan berbuat maksiat di bulan-bulan haram, sebab melakukan maksiat di bulan haram lebih berat tanggung jawabnya kelak di akhirat.
Adapun keutamaan bulan Ramadhan sangat banyak, di antaranya: ibadah wajib di bulan itu seperti 70 ibadah wajib di bulan lain, amalan sunah dibulan itu senilai amalan wajib di bulan lain, pada bulan itu Quran diturunkan, dan terdapat malam yang lebih mulia dari seribu bulan, dll. Keutamaan yang banyak dari kedua bulan ini seakan menenggelamkan kelebihan bulan Sya'ban. Padahal, bulan Sya'ban juga memiliki keutamaan:
Diriwayatkan kepadaku bahwa Usamah bin Zaid berkata kepada Nabi, "Ya Rasulullah, aku belum pernah melihat engkau berpuasa di bulan lain lebih banyak dari puasamu di bulan Sya'ban." Kata Nabi, "Bulan itu sering dilupakan orang karena diapit oleh bulan Rajab dan Ramadhan, padahal pada bulan itu, diangkat amalan-amalan (dan dilaporkan) kepada Tuhan Rabbil Alamin. Karenanya, aku ingin agar sewaktu amalanku dibawa naik, aku sedang berpuasa." (HR Ahmad dan Nasai - dlm. Figh Sunah Abu Dawud).
Adapun keutamaan bulan Sya'ban lainnya akan lebih jelas lagi dalam hadis-hadis berikut:
HADIS PERTAMA
Aisyah RA bercerita bahwa pada suatu malam ia kehilangan Rasulullah SAW. Ia lalu mencari dan akhirnya menemukan beliau di Baqi' sedang menengadahkan wajahnya ke langit. Beliau berkata:
"Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nishfu Sya'ban dan mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu domba Bani Kalb." (HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)
HADIS KEDUA
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy'ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah pada malam nishfu Sya'ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan." (HR Ibnu Majah)
HADIS KETIGA
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Jika malam nishfu Sya'ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah turun ke langit dunia dan berkata, Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala', lalu Aku menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya fajar." (HR Ibnu Majah).
Demikianlah keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya'ban, marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon sebanyak- banyaknya kepada Allah.
Doa yang Dibaca Berikut Artinya..
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang...
Ya Allah yang memiliki anugerah dan tidak dianugerahi..
wahai yang memiliki kebesaran dan kemuliaan..yang memiliki karunia dan kenikmatan..
tiada Tuhan melainkan Engkau.. Engkau tempat berlindung..tempat memohon pertolongan..
dan tempat aman bagi orang yang ketakutan..
Ya Allah jika telah Engkau tuliskan nasibku dalam Ummul kitab sebagai orang yang sengsara..
atau orang yang diharamkan mendapat kenikmatan..atau orang yang ditolak..atau orang yang disempitkan rezekinya..
maka demi kemurahan-Mu..hapuskanlah ya Allah kesengsaraanku..keterhalanganku dari nikmat..
ketertolakkanku dan kesempitan rezekiku..
kemudian tetapkanlah aku di dalam Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu sebagai orang yang bahagia.. mendapat rezeki cukup...memperoleh taufiq untuk melakukan segala kebaikan..
Sesungguhnya Engkau telah berfirman..dan firman-Mu lah yang benar..
di dalam kitab-Mu yang diturunkan kepada nabi-Mu yang diutus yaitu..
"Allah (berkuasa utk) menghapus dan menetapkan yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya Ummul kitab"..
Ya Allah dengan tajallimu yang Maha agung..pada malam Nishfu Sya'ban yang mulia ini..
yang di dalamnya dipisahkan dan dikukuhkan semua persoalan penting..
aku mohon agar dihindarkan dari malapetaka yang aku ketahui..atau yang tidak aku ketahui..
atau yang lebih Engkau ketahui.. sesungguhnya Engkau Maha Luhur dan Mulia...
Semoga sholawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi Muhammad keluarga dan para sahabatnya..
dan segenap puji bagi-Mu ya Allah Pemelihara sekalian alam...
Cara Melaksanakan Doa Nishfu Sya'ban...
Cara melaksanakan ibadah di malam Nishfu Sya'ban ini berbeda-beda.. Di bawah ini adalah cara yang dilakukan di Mesjid Riyadh atau cara yang diajarkan oleh Habib Abubakar Alatas syeikhnya Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi..Muallif Simtud Duror...
Salatlah Maghrib berjama'ah dan selesaikan semua doa dan wirid.. kemudian salatlah sunah ba'diah Maghrib..
Berikut adalah rangkaian ibadah nishfu sya'ban..:
PERTAMA
shalatlah sunah awwabin 2 rakaat..
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin lillaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rakaat pertama dan kedua..
setelah salam bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar dipanjangkan umur dalam ketaatan kepada Allah..
al-faatihah wa yaa siin biniyyati thuulil 'umr ma-'at taufiiq li thoo-'atillaah
KEDUA
shalatlah sunah awwabin 2 rakaat..
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin illaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rokaat pertama dan kedua
setelah salam bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar diselamatkan dari segala mara bahaya
al-faatihah wa yaa siin biniyyatil hifzh wal 'ishmati minal aafaat wal 'aahaat
KETIGA
salatlah sunah awwabin 2 rakaat
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin lillaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rokaat pertama dan kedua
setelah salam, bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar dapat berdikari tanpa membutuhkan bantuan dari sesama makhluk Allah dan agar meninggal dalam husnul khotimah
al-faatihah wa yaa siin biniyyatil istighnaa` 'anin naas wa husnul khootimah.
(Akhir dari ibadah ini akan bersamaan dengan masuknya waktu Isya).
Sholat ini hendaknya dilakukan secara berjamaah dengan istri, anak, pembantu, tetangga, di mesjid dll. Pada salat awwabin imam hanya membaca jahr (dengan suara keras) surat al-faatihah saja. (zawiya.net) Baca selengkapnya..
Bulan Sya'ban adalah bulan yang diapit oleh dua bulan yang sangat mulia, yaitu Rajab dan Ramadhan. Bulan Rajab merupakan salah satu dari 4 bulan haram: bulan-bulan yang dihormati. Allah berfirman agar kita tidak menganiaya diri kita dengan berbuat maksiat di bulan-bulan haram, sebab melakukan maksiat di bulan haram lebih berat tanggung jawabnya kelak di akhirat.
Adapun keutamaan bulan Ramadhan sangat banyak, di antaranya: ibadah wajib di bulan itu seperti 70 ibadah wajib di bulan lain, amalan sunah dibulan itu senilai amalan wajib di bulan lain, pada bulan itu Quran diturunkan, dan terdapat malam yang lebih mulia dari seribu bulan, dll. Keutamaan yang banyak dari kedua bulan ini seakan menenggelamkan kelebihan bulan Sya'ban. Padahal, bulan Sya'ban juga memiliki keutamaan:
Diriwayatkan kepadaku bahwa Usamah bin Zaid berkata kepada Nabi, "Ya Rasulullah, aku belum pernah melihat engkau berpuasa di bulan lain lebih banyak dari puasamu di bulan Sya'ban." Kata Nabi, "Bulan itu sering dilupakan orang karena diapit oleh bulan Rajab dan Ramadhan, padahal pada bulan itu, diangkat amalan-amalan (dan dilaporkan) kepada Tuhan Rabbil Alamin. Karenanya, aku ingin agar sewaktu amalanku dibawa naik, aku sedang berpuasa." (HR Ahmad dan Nasai - dlm. Figh Sunah Abu Dawud).
Adapun keutamaan bulan Sya'ban lainnya akan lebih jelas lagi dalam hadis-hadis berikut:
HADIS PERTAMA
Aisyah RA bercerita bahwa pada suatu malam ia kehilangan Rasulullah SAW. Ia lalu mencari dan akhirnya menemukan beliau di Baqi' sedang menengadahkan wajahnya ke langit. Beliau berkata:
"Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nishfu Sya'ban dan mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu domba Bani Kalb." (HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)
HADIS KEDUA
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy'ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah pada malam nishfu Sya'ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan." (HR Ibnu Majah)
HADIS KETIGA
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Jika malam nishfu Sya'ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah turun ke langit dunia dan berkata, Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala', lalu Aku menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya fajar." (HR Ibnu Majah).
Demikianlah keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya'ban, marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon sebanyak- banyaknya kepada Allah.
Doa yang Dibaca Berikut Artinya..
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang...
Ya Allah yang memiliki anugerah dan tidak dianugerahi..
wahai yang memiliki kebesaran dan kemuliaan..yang memiliki karunia dan kenikmatan..
tiada Tuhan melainkan Engkau.. Engkau tempat berlindung..tempat memohon pertolongan..
dan tempat aman bagi orang yang ketakutan..
Ya Allah jika telah Engkau tuliskan nasibku dalam Ummul kitab sebagai orang yang sengsara..
atau orang yang diharamkan mendapat kenikmatan..atau orang yang ditolak..atau orang yang disempitkan rezekinya..
maka demi kemurahan-Mu..hapuskanlah ya Allah kesengsaraanku..keterhalanganku dari nikmat..
ketertolakkanku dan kesempitan rezekiku..
kemudian tetapkanlah aku di dalam Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu sebagai orang yang bahagia.. mendapat rezeki cukup...memperoleh taufiq untuk melakukan segala kebaikan..
Sesungguhnya Engkau telah berfirman..dan firman-Mu lah yang benar..
di dalam kitab-Mu yang diturunkan kepada nabi-Mu yang diutus yaitu..
"Allah (berkuasa utk) menghapus dan menetapkan yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya Ummul kitab"..
Ya Allah dengan tajallimu yang Maha agung..pada malam Nishfu Sya'ban yang mulia ini..
yang di dalamnya dipisahkan dan dikukuhkan semua persoalan penting..
aku mohon agar dihindarkan dari malapetaka yang aku ketahui..atau yang tidak aku ketahui..
atau yang lebih Engkau ketahui.. sesungguhnya Engkau Maha Luhur dan Mulia...
Semoga sholawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi Muhammad keluarga dan para sahabatnya..
dan segenap puji bagi-Mu ya Allah Pemelihara sekalian alam...
Cara Melaksanakan Doa Nishfu Sya'ban...
Cara melaksanakan ibadah di malam Nishfu Sya'ban ini berbeda-beda.. Di bawah ini adalah cara yang dilakukan di Mesjid Riyadh atau cara yang diajarkan oleh Habib Abubakar Alatas syeikhnya Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi..Muallif Simtud Duror...
Salatlah Maghrib berjama'ah dan selesaikan semua doa dan wirid.. kemudian salatlah sunah ba'diah Maghrib..
Berikut adalah rangkaian ibadah nishfu sya'ban..:
PERTAMA
shalatlah sunah awwabin 2 rakaat..
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin lillaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rakaat pertama dan kedua..
setelah salam bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar dipanjangkan umur dalam ketaatan kepada Allah..
al-faatihah wa yaa siin biniyyati thuulil 'umr ma-'at taufiiq li thoo-'atillaah
KEDUA
shalatlah sunah awwabin 2 rakaat..
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin illaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rokaat pertama dan kedua
setelah salam bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar diselamatkan dari segala mara bahaya
al-faatihah wa yaa siin biniyyatil hifzh wal 'ishmati minal aafaat wal 'aahaat
KETIGA
salatlah sunah awwabin 2 rakaat
niatnya: ushollii rok-ataini min sunnatil awwaabiin lillaahi ta'aalaa
bacalah surat al-ikhlash 6x setelah fatihah pada rokaat pertama dan kedua
setelah salam, bacalah fatihah dan yaa siin dengan niat agar dapat berdikari tanpa membutuhkan bantuan dari sesama makhluk Allah dan agar meninggal dalam husnul khotimah
al-faatihah wa yaa siin biniyyatil istighnaa` 'anin naas wa husnul khootimah.
(Akhir dari ibadah ini akan bersamaan dengan masuknya waktu Isya).
Sholat ini hendaknya dilakukan secara berjamaah dengan istri, anak, pembantu, tetangga, di mesjid dll. Pada salat awwabin imam hanya membaca jahr (dengan suara keras) surat al-faatihah saja. (zawiya.net) Baca selengkapnya..
Langganan:
Postingan (Atom)

