Illahi… Engkau saja yang tahu siapa yang akan menjadi penghuni syurga dan siapa pula yang akan menjadi penghuni neraka.. Yang manakah aku yaa Robb..? Yaa Allah..! Jadikanlah aku penduduk syurga dan jangan jadikan aku penghuni nerakamu..!
Rabu, 08 Juni 2011
TABARRUJ
Pernah dengar kata tabarruj..? Apa maknanya..?
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyinggung kata ini dalam firman-Nya..:
وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ اْلأُولَى
“Janganlah kalian (wahai istri-istri Nabi) bertabarruj sebagaimana tabarruj orang-orang jahiliah yang awal.” (Al-Ahzab: 33)
وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاءِ اللاَّتِي لاَ يَرْجُوْنَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ أَنْ يَضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِيْنَة
“Dan perempuan-perempuan tua yang terhenti dari haid dan mengandung..yang tidak memiliki keinginan untuk menikah lagi.maka tidak ada dosa bagi mereka untuk menanggalkan pakaian luar1 mereka dengan tidak bermaksud tabarruj dengan perhiasan yang dikenakan … .” (An-Nur: 60)
Az-Zajjaj Abu Ishaq Ibrahim bin As-Sirri2 rahimahullahu berkata:..
“Tabarruj adalah menampakkan perhiasan dan segala yang dapat mengundang syahwat laki-laki''..
Mujahid rahimahullahu berkata..
“Seorang wanita berjalan di hadapan orang-orang..itulah yang dinamakan tabarruj jahiliah.”..
Qatadah rahimahullahu menambahkan bahwa wanita yang bertabarruj adalah..
wanita yang keluar rumah dengan berjalan lenggak-lenggok dan genit...(Tafsir Ath-Thabari 10/294)
Ibnul Atsir rahimahullahu berkata..
“Tabarruj adalah menampakkan perhiasan kepada laki-laki yang bukan mahram (ajnabi)...Perbuatan seperti ini jelas tercela..Adapun menampakkan perhiasan kepada suami tidaklah tercela.
Inilah makna dari lafaz hadits ‘(menampakkan perhiasan) tidak pada tempatnya’...”
(An-Nihayah fi Gharibil Hadits)
Dengan keterangan di atas InsyaAllah menjadi jelas bagi kita apa yang dinamakan dengan tabarruj... Hukumnya pun tampak..yakni seorang muslimah dilarang keluar rumah dengan tabarruj...
Namun sangat disesalkan kenyataan yang kita dapatkan di sekitar kita..Berseliwerannya wanita dengan dandanan aduhai..ditambah wangi yang semerbak di jalan-jalan dan pusat keramaian..sudah dianggap sesuatu yang lazim di negeri ini...Bahkan KITA AKAN DIANGGAP ANEH ketika mengingkarinya....
Tak usahlah kita membicarakan para wanita yang berpakaian “telanjang” di jalan-jalan..karena keadaan mereka sudah sangat parah..membuat orang yang takut kepada Allah Swt dan hari akhir bergidik dan terus beristighfar...
Cukup yang kita tuju para muslimah yang masih punya kesadaran berislam walaupun mungkin setipis kulit ari..hingga mereka menutup rambut mereka dengan kerudung dan membalut tubuh mereka dengan pakaian sampai mata kaki dengan berbagai model...
Sangat disesalkan para muslimah yang berkerudung ini ikut berlomba-lomba memperindah penampilannya di depan umum dengan model 'busana muslimah' terkini dan kerudung ‘gaul’ yang penuh pernak-pernik... pendek..dan transparan..
hingga, berbusana yang sejatinya bertujuan menutup aurat dan keindahan seorang muslimah di hadapan lelaki selain mahramnya.. malah justru menonjolkan keindahan.....
Belum lagi wajah dan bibir yang dipoles warna-warni...Tangan yang dihiasi gelang..jari-jemari yang diperindah dengan cincin-cincin..dan parfum yang dioleskan ke tubuh dan pakaian...Semuanya dipersembahkan di hadapan umum..seolah si wanita berkata..
“Lihatlah aku..pandangilah aku…”... Wallahul musta’an…
Semua ini jelas merupakan perbuatan tabarruj yang dilarang dalam Al-Qur`anul Karim...Namun betapa jauhnya manusia dari bimbingan Al-Qur`an...!!!
Allah Swt melarang para wanita bertabarruj...Namun mereka justru bangga melakukannya..mungkin karena ketidaktahuan atau memang TIDAK MAU TAU...
Bisa jadi ada yang menganggap bahwa larangan tabarruj ini hanya ditujukan kepada istri-istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam..karena mereka yang menjadi sasaran pembicaraan dalam ayat 33 dari surat Al-Ahzab di atas...
Jawabannya sederhana saja..
Bila istri-istri Rasul Saw yang merupakan cerminan shalehah bagi wanita-wanita yang bertakwa.. diperintah untuk menjaga diri..jangan sampai jatuh ke dalam fitnah dan membuat fitnah..apalagi wanita-wanita yang lain...sementara alasan dilarangnya tabarruj karena akan menimbulkan fitnah bagi laki-laki..?
Laki-laki yang memang diciptakan punya ketertarikan terhadap wanita..tentunya akan tergoda melihat si wanita keluar dengan keindahannya...Bila tidak ada iman yang menahannya dari kenistaan..niscaya ia akan berpikir macam-macam yang pada akhirnya akan menyeretnya dan menyeret si wanita pada kekejian...
Bila tabarruj dilarang karena alasan seperti ini..lalu apa manfaatnya hukum larangan tersebut hanya khusus bagi para istri Rasulullah saw..? Apakah bisa diterima kalau dikatakan para istri Nabi Saw dilarang tabarruj karena mereka wanita mulia yang harus dijaga..tidak boleh menimbulkan fitnah.. sementara wanita selain mereka tidak perlu dijaga dan kalaupun bertabarruj tidak akan membuat fitnah...??? Di manakah orang-orang yang katanya berakal itu meletakkan pikirannya..?
Wallahul musta’an.
Surat An-Nur ayat 60 juga menunjukkan bahwa larangan tabarruj tidak hanya khusus bagi ummahatul mukminin..namun berlaku umum bagi seluruh mukminah...Bila wanita yang sudah tua dan sudah mengalami menopause saja dilarang tabarruj sebagaimana dalam ayat..:
غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِيْنَةٍ
“Dengan tidak bermaksud tabarruj dengan perhiasan yang dikenakan…” (An-Nur: 60)..
tentunya larangan kepada wanita yang masih muda lebih utama lagi...
Wanita yang keluar rumah dengan tabarruj hendaknya berhati-hati dengan ancaman yang dinyatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya berikut ini..
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا بَعْدُ، قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلاَتٌ مُمِيْلاَتٌ رُؤُوْسُهُنَّ كَأَسْنَمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيْحَهَا وَإِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku liha..
- pertama.. satu kaum yang memiliki cemeti-cemeti seperti ekor sapi yang dengannya mereka memukul manusia...
- Kedua: para wanita yang berpakaian tapi telanjang..mereka menyimpangkan lagi menyelewengkan orang dari kebenaran..Kepala-kepala mereka seperti punuk unta yang miring/condong...Mereka ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya surga padahal wanginya surga sudah tercium dari jarak perjalanan sejauh ini dan itu...” (HR. Muslim no. 5547)
Kedua golongan di atas belum ada di zaman Nabi Saw..namun sekarang telah kita dapatkan...Hal ini termasuk mukjizat Rasulullah Saw di mana apa yang beliau kabarkan pasti terjadi..(Al-Minhaj, 14/336)
Yang perlu diingat..tidaklah satu dosa diancam dengan keras melainkan menunjukkan bahwa dosa tersebut termasuk dosa besar...Sementara wanita yang keluar rumah dengan berpakaian namun hakikatnya telanjang..yang bertabarruj..berjalan berlenggak lenggok di hadapan kaum lelaki hingga menjatuhkan mereka ke dalam fitnah..dinyatakan tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium bau surga...
Nah..tersisalah pertanyaan.. apakah dosa yang diancam seperti ini bisa dianggap remeh..?
Maka berhati-hatilah!!!
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada fitnahnya wanita.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)..
Sumber : www.iluvislam.com Baca selengkapnya..
Fadhilat Kesucian, Tahmid,..Tasbih..Shalat..Sadakah..Sabar Dan Al Quran
عن أبي مالك الحارث بن عاصم الأشعري رضى الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: الطهور شطر الإيمان والحمد لله تملأ الميزان وسبحان الله والحمدلله تملآن أوتملأ ما بين السماء والأرض والصلاة نور والصدقة برهان والصبر ضياء والقرآن حجة لك أو عليك كل الناس يغدو فبائع نفسه فموبقها أو موبقها
(رواه مسلم)
TERJEMAHAN:
Dari Abi Malik Al Harits Bin ‘Ashim Al Asy’ary (ra) katanya..Telah bersabda Rasulullah (sallallahu alayhi wasalam):..
- Kesucian itu sebahagian daripada iman ..
- Alhamdulillah memenuhi timbangan..
- Subhanallah wal hamdulillah kedua-duanya memenuhi atau memenuhi ruang antara langit dan bumi..
- Shalat itu cahaya..
- Sadakah itu bukti..
- Sabar itu sinaran..
- Al Quran itu hujjah (dalil) bagi engkau atau atas diri engkau...
- Setiap manusia berpagi-pagi..maka ada yang menjual dirinya..lalu dimerdekakannya atau dibinasakannya.
(Hadis sahih riwayat Imam Muslim)
- Kesucian itu sebahagian daripada iman..
Imam An Nawawy menerangkan bahwa Al Ghazaly mengartikan kesucian atau kebersihan (At Tahuur) dalam hadis ini dengan kesucian hati daripada sifat curang..dengki..dendam dan penyakit-penyakit hati lainnya..
Ulama lainnya pula berpendapat bahwa barangsiapa yang membersihkan hatinya dan berwudhu’.. mandi dan mendirikan shalat..maka berarti ia telah mengumpulkan kedua-dua kesucian sekali lahir dan bathin...
- Alhamdulillah memenuhi timbangan..
Ini berarti ganjaran atau pahala menyebutnya serta memahami maknanya dan beramal...
dengan maksud memenuhi timbangan kebajikan kita di akhirat kelak...
- Subhanallah Wal Hamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi..
Ini berarti kalau ganjaran membaca Subhanallah Wal Hamdulillah itu dijadikan satu badan/benda..
maka benda itu dapat memenuhi ruang antara langit dan bumi...Ini menunjukkan betapa banyak dan hebatnya ganjaran yang akan diberikan olih Allah kepada orang menyebutnya dengan cara yang benar...
Hakikat di atas bukanlah sesuatu yang mustahil bagi Allah Yang Maha Pemurah...Sungguh banyak dalil yang menunjukkan hakikat ini..antara lain..:
· Allah akan menimbang amal baik dan amal buruk dengan mizan pada hari kiamat...
Lihat Surah Al Qaari’ah.
· Allah akan memperlihatkan amal baik dan amal jahat di akhirat nanti walau kecil bagaimanapun amal itu... Lihat Surah Zalzalah.
· Allah akan mendatangkan amalan seseorang dalam kuburan dalam bentuk manusia...Amal salih dalam bentuk manusia yang sangat cantik dan harum semerbak baunya..demikian sebaliknya...
Penggunaan tahmid (Alhamdulillah) dan tasbih (Subhanallah)..
Alhamdulillah menunjukkan kepada wujudnya segala pujian bagi Allah.. termasuk segala sifat kesempurnaan dan kebesaran-Nya..Jadi kalau dikatakan Alhamdulillah maka dengan sendirinya kita telah mengitsbatkan (menetapkan) keseluruhan sifat tersebut...
Subhanallah menunjukkan kepada kesucian Allah daripada segala sifat yang tidak layak bagi-Nya... Allah bersih daripada segala kecacatan..kecederaan dan ke’aiban sifat-Nya...
Dengan pengertian di atas maka jelaslah bahwa tahmid (Alhamdulillah) adalah lebih lengkap dan lebih luas maksudnya...
Dan inilah antara lain sebabnya mengapa perkataan tasbih(Subhanallah) tidak diucapkan melainkan diiringi dengan tahmid (Alhamdulillah)...Ini sama betul dengan konsep kalimah tauhid.. Laa Ilaaha Illa Llaah yaitu gabungan nafi dan itsbat...
Misalnya:
سبحان الله ولله الحمد, سبحان الله وبحمده, سبحان الله والحمدلله, سبحان الله العظيم
- Shalat Itu cahaya..
Ibadah salat peranannya tidak ubahnya seperti cahaya yang akan menerangi jalan hidup seseorang yang sebenarnya...Dia seperti cahaya bagi orang yang mengerjakannya di dunia dan diakhirat...
Wajah orang yang rajin shalat kelihatannya lebih berseri di dunia ini...Dan di akhirat nanti amal salih seseorang akan meneranginya...
Besar kecil cahaya itu sangat tergantung dengan sedikit banyaknya amalan salihnya..karena shalat adalah tiang agama dan jenis amal salih yang paling tinggi maka sangat tepat kalau dikatakan shalat itu adalah cahaya...
- Sadakah adalah bukti..
Sadakah iyitu zakat.. adalah keterangan atau alasan atas wujudnya iman pada seseorang...
Pembuktian iman seseorang adalh dengan zakat harta atau uang..karena harta dan uang adalah sesuatu yang sangat dicintai olih seseorang...
Sekiranya ia dapat mengeluarkan zakatnya dengan ikhlas..itu menandakan imannya masih kuat...
Tapi jika sebaliknya..itu menandakan kekurangan imannya dan ia tidak merasakan..yang dia rasakan hanyalah kekurangan hartanya jika dia mengeluarkan zakatnya...
- Sabar itu adalah sinar..
Sabar adalah sinar menyuluh jalan yang akan ditempuh...Bagaimanapun juga sulitnya jalan itu namun ditempuhnya juga dengan penuh kesabaran...
Sabar maknanya tahaN menempuh sesuatu yang sulit...
Sabar yang terpuji ada tiga jenis yaitu..:
sabar menjalankan perintah Allah..
sabar menjauhi perkara maksiat dan..
sabar kepada segala takdir-Nya..
- Al Quran itu hujjah bagimu dan atas dirimu..
Di akhirat nanti peranan Al Quran ada dua..bisa menjadi penolong seseorang dan bisa pula menjadi pendakwa dan menyulitkan seseorang...
Berbahagialah orang yang beriman kepada Al Quran dan menjadikannya sebagai pedoman hidupnya di dunia ini..dan sengsaralah orang yang tidak beriman kepada Al Quran dan enggan menjadikannya panduan dalam hidupnya...
وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى
“Dan barangsiapa yang berpaling daripada mengingatiKu (al-Quran) maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit dan Kami akan bangkitkan dia kelak pada hari kiamat dalam keadaan buta”...
[Thaahaa 20:124]
Abu Musa Al-Asy’ary berkata..
Sesungguhnya Al-Quran ini adalah pahala bagimu dan dosa atasmu...Maka ikutilah Al-Quran dan janganlah Al-Quran mengikutimu...Karena barangsiapa yang mengikuti Al Quran..maka itu berarti ia meletakkan dirinya ke dalam syurga...Dan barangsiapa yang diikuti oleh Al Quran..maka akan dicampakkan ke dalam neraka...
Tiap-tiap manusia berpagi-pagi (bangun pagi) menjual dirinya..lalu dimerdekakannya atau dibinasakannya
Maksudnya Umat manusia saban pagi terbagi dua keadaan mereka..
1.Yang menjual dirinya kepada Allah dengan cara mengerjakan amal saleh...Maka dengan perbuatannya itu Allah akan selamatkan dia dari kesengsaraan azab...
2.Yang menjual dirinya kepada syaitan dan kepada hawa nafsunya..yaitu dengan mengikuti kehendaknya.. Maka dengan usahanya itu berarti ia telah membinasakan dirinya sendiri...
إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ
“Sesungguhnya Allah membeli daripada orang-orang beriman diri mereka dan harta mereka..bahwa untuk mereka syurga..”
[At-Taubah 9:111]
Kata ulama..Tidak ada jual beli semulia ini..karena yang membelinya adalah Allah..yang menjualnya pula orang yang beriman..yang dijual ialah dirinya dan hartanya..sedangkan bayarannya adalah syurga..
Kata Imam Nawawi.. Ayat ini menjadi alasan bahwa dalam jual beli hendaklah didahulukan memberi barang daripada menerima uang..Karena Allah mewajibkan orang beriman berjuang di jalan-Nya terlebih dahulu.. kemudian barulah dia menerima balasannya...Sebaliknya tidak ada balasan kalau tidak ada perjuangan dan amal saleh..
Sumber : www.al-ahkam.net Baca selengkapnya..
Selasa, 07 Juni 2011
SAMPAIKANLAH KEBENARAN ITU WALAUPUN SATU AYAT. ..
BERDAKWAH SAMBIL MENIMBA ILMU DAN MEMPERKUAT IMAN...
SAMPAIKANLAH KEBENARAN ITU WALAUPUN SATU AYAT. ..
seorang anak adam sebelum mengerakan kakinya pada hari kiamat...
akan ditanya tentang LIMA PERKARA..
- Tentang umurnya...untuk apa dihabiskanya..
- Tentang masa mudanya..apa yang telah dialakukanya...
- Tentang hartanya..dari mana dia peroleh...dan
- untuk apa dipergunakanya...
- Tentang ilmunya...mana yang dia amalkan...
( HR.ahmad )
Orang orang jahat akan melihat dosa dosa nya seperti lalat yang hinggap dihidungnya...
dengan santai dia dapat mengusirnya...hanya dengan mengibaskan tanggan..
Adapun seorang Mukmin melihat dosa dosa nya bagaikan duduk dibawah kaki gunung yang siap menimpanya...
( HR.Al-bukhari ) Baca selengkapnya..
SAMPAIKANLAH KEBENARAN ITU WALAUPUN SATU AYAT. ..
seorang anak adam sebelum mengerakan kakinya pada hari kiamat...
akan ditanya tentang LIMA PERKARA..
- Tentang umurnya...untuk apa dihabiskanya..
- Tentang masa mudanya..apa yang telah dialakukanya...
- Tentang hartanya..dari mana dia peroleh...dan
- untuk apa dipergunakanya...
- Tentang ilmunya...mana yang dia amalkan...
( HR.ahmad )
Orang orang jahat akan melihat dosa dosa nya seperti lalat yang hinggap dihidungnya...
dengan santai dia dapat mengusirnya...hanya dengan mengibaskan tanggan..
Adapun seorang Mukmin melihat dosa dosa nya bagaikan duduk dibawah kaki gunung yang siap menimpanya...
( HR.Al-bukhari ) Baca selengkapnya..
Langganan:
Postingan (Atom)

