Illahi… Engkau saja yang tahu siapa yang akan menjadi penghuni syurga dan siapa pula yang akan menjadi penghuni neraka.. Yang manakah aku yaa Robb..? Yaa Allah..! Jadikanlah aku penduduk syurga dan jangan jadikan aku penghuni nerakamu..!
Selasa, 28 Juni 2011
AQIDAH
Dalam Sebuah Hadis Qudsi...Allah swt berfirman..
"Hai anak Adam..!
Janganlah engkau melambatkan taubat..memanjangkan angan-angan dan kembali ke Akhirat tanpa amal...
Berkata bagaikan 'abid..namun berbuat seperti orang munafik...
Jika diberi tidak menerima..Jika tidak diberi tidak sabar...
Suka orang orang yang shaleh..tapi tidak termasuk dalam mereka..
Benci orang munafik..tapi kau termasuk mereka...
Dia perintahkan kebaikan..tapi tidak melakukannya...
Dia melarang kemungkaran..namun tidak meninggalkannya..".
Allahumma Yaa Allah...
Berikan kami rezeki taubat sebelum mati...Selamatkan kami daripada diuji dengan kata-kata kami...
Ingatkanlah kami ketika kami lupa..Karuniakanlah kepada kami syafaat Nabi Muhammad saw..
----------------------------------------------
Barangsiapa mengaku 3 perkara..namun tidak bersih daripada 3 perkara.. berarti dia ''TERTIPU''..
1. mengaku akan manisnya zikir..sedangkan dia masih cintakan dunia..
2.mengaku ikhlas beramal..tetapi suka penghormatan manusia kepadanya..
3. mengaku cinta kepada khaliqnya..tetapi masih memperturutkan hawa nafsunya...
Rasulullahsaw bersabda..
"Akan datang kepada umatku.. dia menyukai 5 perkara dan melupakan 5 perkara..
- Mereka suka kepada dunia dan melupakan Akhirat..
- Mereka suka kepada harta sehingga melupakan Hari Hisab..
- Mereka cintakan makhluk sehingga melupakan Khaliqnya..
- Mereka suka berdoa..tetapi lupa bertaubat..dan
- mereka suka rumah tetapi lupa pada kubur."
Ya Allah...Ya rahman..Ya rahim..
Peliharalah kami dalam perbuatan kami..karuniakanlah kepada kami hati yang khyusuk dalam setiap ibadah..
timbulkanlah perasaan takut kami kepada-MU. Ingtkanlah kami akan keadaan di dalam kubur kelak...
========================
Rasulullah saw telah bersabda..
"Sesungguhnya SYAITAN itu meletakkan belalainya di atas HATI anak ADAM.. Apabila beliau (anak adam) BERDZIKIR.. syaitan itu akan pergi menjauh darinya..dan Jika dia lupa kepada Allah..syaitan itu akan MENYESATKAN HATINYA..".
Ya Allah..Ya Rahman,..Ya Rahim..Ya Fattah..Ya 'Aliyy..Ya Razzaq..Ya Kariim.. Bukakanlah Hati kami..Tambahlah Cahaya Hidayah-Mu agar kami selalu berdzikir kepada-Mu..Berikanlah Kedamaian di dalam hati-hati kami dan bukakanlah hati hati kami agar saling mengasihi di dalam Islam...
Amiin Ya Rabbal 'Aalamin...
========================
Siapa yang melihat kelalaian di dalam dirinya...Itulah hamba yang dimuliakan Allah..
Siapa yang merasa berkelebihan di dalam dirinya..Itulah hamba yang dihinakan oleh Allah...
Ya Allah..Ya Rahman..Ya rahiim..permudahlah kami untuk hidup di atas jalan-Mu...Tanamkanlah di dalam hati kami Cinta kepada-Mu..
Jadikan tangan kami pemurah..
Lidah kami berdzikir dan berhikmah..Jadikanlah diri kami istiqamah.
Ya Allah..Tuhan yang membolak-balikkan hati..tetapkanlah hati kami pada agama-Mu..
Alllahumma Amiin... Baca selengkapnya..
Senin, 27 Juni 2011
FITNAH DUNIA
Malam pasangannya siang..Jaga pasangannya tidur..
Rajin pasangannya malas..Dan LELAKI pasangannya PEREMPUAN...
Karena perempuan adalah pasangan lelaki..maka Allah telah menciptakan bentuk badan wanita itu dapat memikat hati lelaki...
Bila berkata tentang terpikat..maka ada hubunganya dengan nafsu...
Jika ada hubunganya dengan nafsu..ada hubunganya pula dengan bisikan SYAITAN..
Jadi untuk mengawal nafsu..mesti dikawal dengan iman...
Untuk mendapatkan iman..mesti menurut perintah Allah dan Rasul-Nya..serta menjauhi larangan-Nya...
Pada mata lelaki..perempuan adalah simbol...Simbol apa..??
semua orang tahu..lelaki mempunyai imaginasi yang nakal jika tidak dikawal dengan iman...Maka mata lelaki ini selalu menjalar apabila terlihat seorang perempuan...
wahai lelaki..janganlah kamu melihat mukanya..karena dia akan menimbulkan fitnah..kecuali jika kamu wahai lelaki ingin meminangnya...
Jika wanita itu cukup shaleh..takut mukanya yang cantik akan menimbulkan fitnah..maka berpurdahlah kamu..jika itu lebih baik untuk kamu....
Seperti firman Allah.."Dan tundukkanlah pandanganmu dan jagalah kemaluanmu"....
Sekilau kilaunya berlian paling menarik untuk dicuri.. Seindah-indahnya ciptaan adalah yang paling sukar untuk dijaga…
Hal yang wajar jika seorang wanita ingin terlihat cantik..asalkan ditujukan untuk suaminya sendiri...
Lalu bagaimana jika ada wanita yang ingin terlihat cantik dengan jilbabnya tapi bukan untuk dilihat suaminya..? Atau mempamerkan gambar di FACEBOOK agar semua mata memandangnya...?
Duhai wanita muslimah yang merindukan Jannah..wanita seperti apakah yang ingin selalu tampil cantik tapi bukan untuk suaminya...?
Siapakah yang telah meracunimu sedemikian rupa...?
Apakah dirimu rela menjadi hiasan syaitan...?
Sungguh menyedihkan..sungguh menyesakkan dada..jika tidak memahami hikmah yang disyari’atkannya jilbab bagi mereka...
Dengan “sepotong” kain yang hanya menutupi rambut..mereka katakan telah berjilbab...
Dengan “selembar” kain yang diikat-ikatkan ke lehernya..mereka katakan telah berjilbab...
Yang lebih menyedihkan lagi..mereka mengenakan seluar jeans ketat agar dikatakan sebagai wanita muslimah yang dinamis...
Bahkan berdandan berlebih-lebihan agar terlihat cantik sehingga rela menjadi santapan mata para lelaki hidung belang...Allahul Musta’an
saudariku fillah...Janganlah kau jadikan dirimu sebagai fitnah bagi lelaki yang beriman..meskipun kau katakan tidak berniat seperti itu...
Janganlah kau jadikan dirimu hiasan syaitan...
Ketahuilah..bahwa para wanita shalehah yang merindukan Jannah tidak akan pernah rela menjadikan dirinya TONTONAN bagi kaum laki-laki yang bukan mahramnya...
Para wanita yang beriman kepada hari akhir..tidak akan TEGA membuat lelaki yang beriman terfitnah oleh dirinya...
Maka janganlah kau jadikan dirimu sebagai SUMBER FITNAH...
Bukankah kehancuran Bani Israil bangsa yang terlaknat berawal dari fitnah (godaan) wanita...? Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman..
“Telah terlaknat orang-orang kafir dari kalangan Bani Israil melalui lisan Nabi Dawud dan Nabi ‘Isa bin Maryam...Hal itu dikarenakan mereka bermaksiat dan melampaui batas...Adalah mereka tidak saling melarang dari kemungkaran yang mereka lakukan... Sangatlah buruk apa yang mereka lakukan.”
(Al-Ma`idah: 79-78)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda..
“Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau (indah mempersona)..dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kalian sebagai khalifah (penghuni) di atasnya..kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memerhatikan amalan kalian. Maka berhati-hatilah kalian terhadap DUNIA dan WANITA, karena sesungguhnya awal fitnah (kehancuran) Bani Israil DARI KAUM WANITA.” (HR. Muslim, dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan umatnya untuk berhati-hati dari fitnah wanita dengan sabda baginda..
“Tidaklah aku meninggalkan fitnah sepeninggalku yang lebih berbahaya terhadap kaum lelaki dari fitnah (godaan) wanita.” (Muttafaqun ‘alaih, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
“Wanita itu aurat..maka bila ia keluar rumah, syaitan menghiasnya (dalam pandangan lelaki sehingga terjadilah fitnah).”
Sungguh fitnah wanita termasuk cobaan terbesar dan paling mengerikan bagi kaum Adam...
Karena wanita..dua orang lelaki berkelahi...
Lantaran wanita.. dua kubu saling bermusuhan dan saling serang...
Oleh sebab wanita..darah begitu murah dan mudah diguyurkan...
Karena wanita.. seseorang dapat terjatuh ke dalam jurang kemaksiatan... Bahkan.. karena wanita..si cerdas yang baik dapat berubah menjadi dungu dan liar....
Duhai wanita muslimah saudariku fillah...Simaklah firman Allah Ta’ala berikut ini..semoga Allah Ta’ala menjauhkan dirimu dari perbuatan
“ingin terlihat cantik” kepada selain suami...
“Dan tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliah yang awal.” (Al-Ahzab: 33)
“Apabila kalian meminta sesuatu keperluan kepada mereka maka mintalah dari balik hijab/ tabir, yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka.” (Al-Ahzab: 53)
“Di antara manusia ada yang mengatakan..
“Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”..padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.” (Al-Baqarah: 8).
Modal mereka hanyalah makar dan tipu daya semata...Harta yang mereka miliki hanya dusta dan kebohongan belaka...Mereka memiliki otak materialistik untuk sekadar memuaskan semua pihak..kaum mukminin dan orang-orang kafir..sehingga bisa aman berada di antara golongan mana pun..
Allah Ta’ala berfirman..
يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
“Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman..pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sedar.” (Al-Baqarah: 9)
Hati mereka sudah dipenuhi oleh penyakit syubhat dan syahwat..sehingga membinasakannya...
Tujuan-tujuan buruk telah menguasai keinginan dan niat mereka sehingga merusaknya...Kerusakan mereka telah menghantarkan kepada kebinasaan sehingga para doktor yang pakar pun tidak mampu mengobatinya.
Firman Allah Ta’ala:
فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
“Dalam hati mereka ada penyakit..lalu ditambah Allah penyakitnya dan bagi mereka siksa yang pedih.. disebabkan mereka berdusta.” (Al-Baqarah: 10)
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda..
كل بني آدم خطاء. وخير الخطائين التوابون
“Setiap anak Adam itu pasti bersalah (pernah berbuat salah)...Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang-orang yang bertaubat (kepada Allah).”
(Hadits shahih riwayat at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan selain keduanya)
Allah Ta’ala berfirman:
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ وَأُولَئِكَ هُمْ أُولُو الألْبَابِ
“Mereka yang mendengarkan perkataan..lalu mereka mengikuti dengan sebaik-baiknya...Mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang menggunakan akal.” (Az Zumar: 18)
وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلا عَظِيمًا
“Dan Allah hendak menerima taubatmu..sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).” (An Nisaa’: 27) Baca selengkapnya..
Minggu, 26 Juni 2011
BERDZIKIR DENGAN BIJI TASBIH BERTENTANGAN DENGAN PETUNJUK RASULULLAH SAW..
Dari Abdullah bin Amr.. katanya
“Aku melihat Rasulullah saw menghitung tasbih dengan tangan kanannya..”
[H.R. Abu Daud –sahih]
Dari Yasirah(seorang perempuan Muhajirin) berkata..“Rasulullah saw pernah bersabda kepada kami..
“Hendaklah kalian selalu tetap bertasbih..nanti akibatnya kalian akan melupakan tauhid/rahmat...Dan hendaklah kalian hitung dengan jari-jari karena sesungguhnya jari-jari itu nanti akan diminta untuk berbicara..”
[H.R. Abu Daud- hasan]
Hadis ini diperkuatkan lagi dengan ayat al-Quran surah Yasin ayat 65..Nur ayat 24..Fussilat ayat 20-22
Diriwayatkan oleh Ibnu Wadldlah Al-Qurtubi di dalam kitabnya Al-Bida’u wan Nahyu ‘Anhu halaman 12 dari Shult bin Bahram..dia menceritakan..
Ibnu Mas’ud (sahabat Nabi) pernah melewati seorang perempuan yang ada padanya biji-bijian tasbih yang dia pergunakannya untuk bertasbih..
Maka Ibnu Mas’ud memutuskannya dan membuang biji-bijian tasbih itu..
Kemudian beliau melewati seorang lelaki yang sedang bertasbih dengan batu-batu kecil..lalu beliau menendang dengan kakinya lalu berkata..
“Kamu telah mendahului..! Kamu telah mengerjakan bidaah/bid’ah yang gelap! Kamu telah mengalahkan ilmunya sahabat-sahabat Muhammad saw..!
Berikut adalah hadis yang digunakan sebagai dalil membolehkan menggunakan biji tasbih untuk berzikir..tetapi sekitar hadis daif/lemah dan maudhu/palsu yang tidak boleh dijadikan hujah..
Dari Abu Hurairah ra marfu..
“adalah (Nabi saw) bertasbih dengan batu-batu kecil.”.[Hadis sangat lemah]
Dari saad bin abi Waqqas..bahwa dia pernah masuk ke rumah seorang perempuan bersama Rasulullah saw sedangkan di tangan perempuan itu ada biji-bijian atau batu-batu kecil yang dipergunakan untuk tasbih dgnnya..
[H.R. Abu Daud At-Tirmidzi dan Hakim – DAIF/LEMAH]..
Dari Shafiyyah dia berkata..
“Rasulullah saw pernah masuk ke rumahku sedangkan dihadapanku ada empat ribu biji-bijian yang aku pakai untuk bacaan tasbihku dengannya…..”
[H.R. At-Tirmidzi dan Hakim-daif/lemah]
“Sebaik-baik pemberi ingat itu adalah subhah (biji-bijian tasbih untuk berzikir).”..[HADIST PALSU riwayat Imam Dailami dalam Musnad Fidaus]
Ulama-ulama bahasa (arab) berkata perkataan ‘subhah’/biji-bijian tasbih itu awalnya tidak pernah dikenali oleh orang-orang Arab..Bagaimana mungkin Nabi saw memerintahkan sahabat atas perkara yang tidak pernah dikenalnya.
Sebanyak-banyak zikir yang dianjurkan Nabi saw yang sahih adalah 100 kali dan ada zikir yang dianjurkan membacanya tetapi tidak dituntut dibilangnya Dzikir tersebut..cukup berDzikir sekedar kemampuan..
Dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda..
“Barangsiapa yang mengucapkan subhanallahi wabihamdihi dalam satu hari seratus kali...niscaya dihapuskan dosa-dosanya meskipun sebanyak buih dilaut.”...[H.R. Al Bukhari dan Muslim]
Dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda..
“Barangsipa yang mengucapkan ‘laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir’...
100 kali dalam sehari..maka baginya sama dengan memerdekakan sepuluh hamba dan ditulis baginya 100 kebaikan dan dihapuskan darinya 100 kesalahan serta dia mendapat penjagaan dari gangguan syaitan pada hari itu sampai petang...Dan tidak ada seorang yang lebih utama darinya kecuali orang yang mengerjakan lebih banyak dari itu...
[H.R. Al Bukhari dan Muslim]
*Membaca lebih dari 100 kali tidak dituntut menghitungnya*
Dari Saad bin Abi Waqqas..katanya..Kami pernah duduk di sisi Rasulullah saw lalu baginda bersabda..
“Lemahkah salah seorang kamu untuk mengerjakan setiap hari seribu kebaikan..?” .
Maka bertanya seorang yang ada dalam majlis itu kepada baginda.. “Bagaimanakah salah seorang dari kami mengerjakan seribu kebaikan..?” Baginda bersabda..
“yaitu dia bertasbih (subhanallah) seratus kali tasbih nescaya akan ditulis baginya seribu kebaikan dan dihapuskan darinya seribu kesalahan...”
[H.R. Muslim]
Dari Abu Hurairah ra katanya Rasulullah saw bersabda..
“Barangsiapa yang bertasbih kepada Allah (subhanallah) 33X pada setiap selesai shalat (fardhu) dan bertahmid kepada Allah (alhamdulillah) 33X dan bertakbir kepada Allah (allahu akbar) 33X..
maka yang demikian itu jumlahnya menjadi 99...Kemudian dia mencukupkan menjadi seratus dengan mengucapkan..Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syaiin qadiir (1X). Maka akan diampunkan dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di laut.”
[H.R. Muslim]
Ada dzikir yang diajar oleh Nabi saw tetapi kita tidak dituntut menghitungnya..Jadi cukup membaca sekedar kemampuan...
Dari Abu Hurairah ra..katanya Rasulullah saw bersabda..
“Dua kalimat yang ringan diucapkan akan tetapi berat pada timbangan yaitu: subhanallahi wa bihamdih..subhanallahil ‘adziim.”
[H.R. Bukhari dan Muslim]
Dari Samurah bin Jundub Rasulullah saw bersabda..
“Ada empat perkataan yang dicintai oleh Allah swt yaitu..
subhanallah..walhamdulillah..wa laa ilaaha illaah..wallahu akbar...
Tidak salah kalau engkau memulai dari mana saja...”
[H.R. Muslim]
Allah swt perintahkan kita supaya berdzikir dengan suara yang TIDAK KERAS...
[Surah Al-A’raf:55 dan 205]..
Nabi saw melarang berdzikir dengan suara keras..
[HR Al Bukhari Muslim.Abu Daud At-Tirmidzi dan Ahmad]
Nabi melarang orang yang sedang shalat mengeraskan bacaan masing-masing..
[H.R. Abu Daud dan Ahmad]
*Orang yang shalat dilarang mengganggu orang yang shalat..sudah tentu orang yang di luar shalat tidak boleh mengganggu orang yang sedang shalat terutama makmum masbuk yang menyempurnakan shalat..
Ibnu Mas’ud (sahabat nabi) pernah menegur orang yang berdzikir dengan suara keras dan mengetuainya..Mereka menjawab..
Kami tidak menghendaki melainkan kebaikan semata-mata...
Ibnu Mas’ud menjawab kembali
“Dan berapa banyak orang yang menghendaki kebaikan..tidak akan pernah mencapainya
(tidak sama seperti al-Quran dan sunnah).
dzikir dianjurkan..cuma cara mengerjakan tidak betul..
Imam As-Syafie tegas memerintahkan makmum dan imam masing-masing meyembunyikan bacaan.
(Al Um-Kitab Shalat bab Zikir setelah Shalat)
SAMPAIKANLAH WALAU SATU AYAT..
Semoga bermanfaat.. Baca selengkapnya..
Langganan:
Postingan (Atom)


